Innalillahi Wainnailaihi Rojiun...
Diguyur hujan deras tiada henti, banjir bandang terjang Sibolga dan Tapteng (Tapanuli Tengah) Sumatera Utara hingga renggut korban jiwa pada Selasa, 25 November 2025.
Kepala Bidang Penanganna Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumatera Utara. Sri Wahyuni menyatakan, musibah diawali banjir pada hari Minggu (23/11) sekitar pukul 18.00 WIB dan berlanjut hingga dua hari kemudian.
Ribuan rumah terendam, sejumlah ruas jalan amblas, jaringan komunikasi terputus, lebih dari 2.393 KK (Kepala Keluarga) terdampak, dan 10 warga dilaporkan meninggal dunia.
BPBD Sumut melaporkan empat dari 10 korban jiwa adalah seorang ibu dan ketiga anaknya yang meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapteng.
Mohon doa, saat ini kami tengah berupaya untuk menuju lokasi terdampak. Banyaknya akses jalan yang terputus menyebabkan perjalanan sedikit terhambat. Meski begitu, distribusi bantuan darurat akan terus kami ikhtiarkan.
KEBUTUHAN MENDESAK :
- Logistik
- Dapur Umum
- Layanan Kesehatan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem diprediksi akan terus terjadi hingga akhir tahun 2025, karenanya seluruh masyarakat dihimbau terus waspada akan adanya banjir dan longsor susulan.
Ayo kirim doa dan bantuan terbaik untuk kuatkan saudara kita di Sibolga dan Tapteng! Klik DONASI SEKARANG