

Sumater Barat Berduka! Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat tanpa henti sejak beberapa hari terakhir berubah menjadi bencana besar. Banjir dan longsor melanda sedikitnya 13 kabupaten/kota, termasuk Kota Padang yang kini porak-poranda. Air bah datang tiba-tiba, meluap ke permukiman, menghanyutkan barang-barang, merusak rumah, dan membuat ribuan warga panik menyelamatkan diri di tengah malam.

Kota Padang menjadi salah satu yang terparah. Sedikitnya 27.433 warga terdampak. Rumah-rumah terendam, akses jalan terputus, fasilitas umum lumpuh, dan sebagian wilayah gelap gulita akibat listrik padam. Banyak warga terjebak tanpa makanan, tanpa pakaian kering, tanpa air bersih, dan tanpa tempat aman untuk berlindung.

Sementara itu, di kabupaten lain, longsor menutup jalan, merusak rumah, dan memutus akses evakuasi. Di beberapa titik, warga masih menunggu pertolongan karena akses hanya bisa ditembus menggunakan alat berat.
Pemerintah telah menetapkan Status Tanggap Darurat — namun kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan.
Bantuan belum merata. Banyak keluarga yang terpaksa mengungsi dengan pakaian basah, anak-anak kedinginan, para lansia sakit, dan ibu-ibu yang tak punya apa-apa lagi untuk memasak maupun memberi susu pada balitanya.
Ini bukan sekadar banjir biasa. Ini tentang nyawa, harapan, dan kelangsungan hidup ribuan warga. Di lokasi pengungsian, mereka sangat membutuhkan:
Evakuasi masih berlangsung. Cuaca masih tidak menentu. Dan ribuan warga masih menunggu uluran tangan kita untuk bertahan hari demi hari.
![]()
Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik